Noordin M Top Hidup / Mati di Kamar Mandi
Setelah hampir 10 jam, akhirnya rumah yang di duga tempat persembunyian Gembong Teroris Noordin M Top di Temanggung mampu di lumpuhkan dan di kuasai oleh Densus 88 Anti Teror. Berapa buah bom sebanyak 6 kali dengan daya ledak rendah di kirimkan ke rumah tersebut. dan akhirnya Noordin M Top tewas di kamar mandi.
Namun sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah itu benar Noordin M Top atau bukan?
Opini pakar teroris sedniri menyebutkan bahwa :
- Rumah di desa Beji, Kec. Kedu, Kab. Temanggung – Jawa Tengah yang pada tgl. 8-8-09 menjadi saksi tertembak matinya gembong teroris Nurdin M. Top sudah pernah digerebek polisi pada th. 2003 silam, jadi tidak mungkin Nurdin M. Top kembali lagi ke rumah tsb, apalagi rumah itu senantiasa jadi incaran Tim Densus 88 paska terjadinya teror bom Jakarta
- Tidak ada percikan/tetesan darah sedikitpun di lokasi penembakkan
Hingga berita ini disusun belum ada keterangan resmi dari polisi bahwa orang yang tewas tertembak itu adalah Noordin. Kebenaran jenazah Noordin harus dibuktikan melalui tes DeoxyriboNucleic Acid (DNA) . Namun, pengamat intelijen Andi Wijayanto yakin Noordin telah tewas. Menurut dia, kerasnya perlawanan terhadap Densus 88 mengindikasikan orang tersebut adalah teroris yang selama ini dicari polisi.
Bukan kebiasaan Noordin berteriak-teriak saat berada di situasi penggerebekan. “Ia selalu memakai bom jaket kemana pun. Kecuali shalat, mandi, dan tidur,” ujar Al Chaidar. Kalaupun harus melawan, Noordin tak pernah maju sendiri. Pasti didampingi para pengawalnya yang juga mengenakan bom jaket. Ia menambahkan, Noordin jarang atau hampir tak pernah terang-terangan mengumbar namanya. “Biasanya, Noordin pakai nama Mustofa,” ujar Al Chaidar.
Untuk keterangan lebih jelas kita menunggu perkataan dari Kapolri saja.
Share This Article
Sign up Free Email Newsletter
Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates,Enter your Email here:
Don't forget to confirm your email subcription



No Comment to “Noordin M Top Hidup / Mati di Kamar Mandi”